-->

Tips membuat kopi berkelas di rumah anda

Tips membuat kopi berkelas di rumah anda

Setiap hari harus pergi dan membuang waktu dijalan hanya untuk menikmati sajian kopi berkelas sepertinya akan membosankan bagi anda yang sibuk namun sangat berkeinginan untuk menikmati sajian kopi nikmat. 

Tips membuat kopi berkelas di rumah anda

Setiap orang yang menyukai kopi punya preferensi berbeda mengenai cara meminum dan menikmatinya, walau secara umum kultur masyarakat Indonesia biasa mengenal dengan penyajian kopi dengan cara tubruk yang sudah berusia hampir ratusan tahun. 

Kenyataannya sebagian orang sudah banyak yang tahu mengenai pembuatan kopi secara lebih pantas dan akurat demi kenikmatan dan cita rasa, namun ada baiknya kalau kali ini saya integrasikan semuanya dalam posting ini.

Hal ini membantu agar para pembaca yang baru tersasar ke artikel ini bisa langsung memperoleh informasi mengenai cara – cara menikmati kopi dalam satu artikel ini. Semua cara penyeduhan kopi yang tentunya merupakan gambaran singkat dari masing-masing alatnya saja. 

Rasio air dan kopi sepenuhnya adalah percobaan pribadi dan pembaca boleh melakukan percobaan sesuai selera sendiri sampai menemukan sweet spot atau tingkay kemanisan dengan hanya menambah atau mengurangi jumlah air. 

Demikian juga halnya tingkat halus dan kasarnya dari serbuk kopi yang pada akhirnya akan menentukan rasa dari kopi yang terlalu pahit atau malah terlalu encer dan merusak kualitas dari kopi tersebut.

Anda tidak dilarang membeli bubuk kopi yang telah digiling, namun sangat saya sarankan untuk membeli biji kopinya saja. 

Oleh sebab itu penggemar kopi diwajibkan memiliki sebuah alat penggiling kopi (grinder). Kopi yang baru di roast lalu digiling akan memiliki aroma dan rasa yang lebih baik dibandingkan dengan kopi yang sudah digiling beberapa hari lamanya, apalagi jika kopi tersebut adalah bubuk kopi luwak yang cenderung memiliki tingkat kelembapan tinggi, sehingga kopi luwak ini terkadang berubah rasa apabila terlalu didiamkan berhari – hari. 

Bila anda menyeduh kopi dua kali per hari dan masing-masing menghabiskan 20gr kopi, maka dalam setiap harinya anda hanya akan memerlukan kira -kira 30 gram dan 210 gram dalam jangka seminggu.  Artinya kita cukup membeli kemasan seperempat kilo dalam setiap minggu dan anda perlu ingat jangan pernah sekalipun menimbun persediaan kopi lebih dari keperluan anda. 

Kesegaran atau freshness adalah kata mantra utama kopi agar rasa kopi menjadi jauh lebih nikmat, contoh diatas anda tahu, kopi luwak akan rusak apabila ditimbun dan diendapkan.

TIPS 2 : Grinder. Alat penting lainya dalam proses pembuatan kopi untuk rasa terbaik. Tanpa alat ini kita sangat akan kesulitan dalam menentukan halus atau kasar gilingan kopi untuk masing-masing alat kopi. 

Kopi untuk French press harus digiling kasar, sedangkan Vietnam drip menuntut bubuk kopi yang lebih halus, mesin espresso punya setting tersendiri yang unik. Bila tidak memiliki mesin espresso, minimal anda memiliki blade grinder, atau yang bermata pisau konikal saja. 

Kalau terpaksa, blender pun bisa dijadikan penggiling kopi anda walau hasilnya tentu tidak sempurna dan sedikit berantakan.

Perlu diperhartikan, jenis kopi luwak memiliki spesialisasi jenis tekstur yang agak sedikit lembab, maka dari itu toastlah sedikit agak lama