-->

Kopi Indonesia Mengguncang Dunia

Kopi Indonesia Mengguncang Dunia

Kopi Indonesia pada awalnya berada dibawah pemerintah Belanda. Analisis kandungan antioksidan dari 100 jenis bahan makanan memberikan hasil yang mengejutkan. 

Kopi Indonesia Mengguncang Dunia

Kopi menduduki urutan pertama sebagai sumber anti oksidan, baik dalam ukuran persaji mapun dalam frekuensi konsumsi.

Kopi Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia. Kopi memiliki sejarah yang panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Negara kita Indonesia terletak geografis yang sangat cocok bagi tanaman kopi ini. letak indonesia yang sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi. 

Secara umum, dikenal 4 jenis kopi, yaitu kopi arabika ( coffea arabica), kopi liberika (coffea liberica) kopi robusta (coffea canephora), dan kopi excelsa (coffea dewevrei).

Diantara keempatnya, kopi liberika adalah juaranya, best of the best. Pohon kopinya yang dapat mencapai ketinggian 30 meter dan menghasilkan biji kopi terbesar didunia. Kopi ini tumbuh di hutan pedalaman Kalimantan dan merupakan bahan minuman tradisional suku Dayak. Meskipun biji kopi ini yang terbesar, jumlahnya sangat sedikit.

Kebanyakan kopi yang beredar di dunia adalah arabika yang menguasai 70% pasar dan robusta 39%. Kopi arabika memiliki kualitas tinggi dan beraroma harum. Sedangkan, kualitas robusta berada di bawah arabika, cenderung berasa asam dan pahit, serta kandungan kafein yang lebih tinggi  2- 3 kali arabika.

Asal usul kopi Indonesia.

Komoditas perkebunan yang memiliki prospek baik untuk dikembangkan diantaranya adalah tanaman kopi. Kopi merupakan tanaman yang berasal dari Ethiopia yang tumbuh di daerah pegunungan dan hampir diseluruh pegungungan Ethiopia.

Tanaman kopi mulai masuk ke Indonesia diperkirakan pada tahun 1698 – 1699 yang dibawa oleh Belanda yang ditanam secara percobaan dalam masa tanam paksa karena memiliki ekonomis tinggi.

Sentra produksi tanaman Kopi Indonesia yaitu provinsi Bali, Sumatera Utara, Aceh, Lampung, Sumatera Barat, jawa Barat dan Sumatera Selatan.